Penyandang masalah sosial seperti gelandangan dan pengemis (gepeng)
dan pedagang asongan merupakan fenomena sosial yang tidak dapat
dihindarkan keberadaannya dari kehidupan masyarakat, terutama yang
berada di daerah perkotaan. Selama ini, kebijakan yang sering diterapkan
dalam menangani anak jalanan adalah dengan mendirikan rumah singgah.
Rumah singgah adalah konsep pembinaan anak jalanan dengan cara
melokalisir keberadaan mereka sehingga tidak hidup secara liar dan
meresahkan masyarakat sekitar. Namun keberadaan rumah singgah sering
tidak menyelesaikan persoalan. Banyak anak jalanan yang bosan dengan
program rumah singgah yang diterapkan oleh pemerintah daerah. Mereka
lebih merasa bebas dan nyaman dengan tetap hidup dengan cara mereka
sendiri.
Keterbatasan sumber daya aparatur pemerintah dan banyaknya masyarakat
yang masih bersimpati dengan cara memberikan sumbangan di persimpangan
jalan dan di tempat-tempat umum lainnya juga jadi kendala, serta adanya
kenyataannya bahwa penghasilan gelandangan, pengemis dan pedagang
asongan dengan meminta sedekah dan berjualan di jalanan lebih banyak
daripada memiliki usaha sendiri yang permanen. Gelandangan, pengemis dan
pedagang asongan mendapatkan uang tanpa ada usaha kerja keras namun
melanggar norma yang berlaku di masyarakat serta mengganggu ketertiban
dan ketentraman masyarakat ini lah yang menjadi fenomena masyarakat menyimpang yang sering terjadi di indonesia ,sudut demi sudut perkotaan ,dibawah lampu merah dan teriknya matahari mereka selalu ada untuk meminta minta kepada pengendara yang berhenti
Persoalan ini menjadi dilema bagi pemerintah karena di satu sisi
pemerintah melakukan pembinaan agar gepeng dan pedagang asongan tidak
meminta-minta dan berjualan di jalanan, namun di sisi lain masyarakat
memberikan sedekah di jalanan dan membeli sesuatu dari pedagang asongan
tersebut, dan bahkan kegiatan gelandangan dan pengemis dilaksanakan
melalui eksploitasi oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan.sungguh pilu dan menyedihkan ,mereka mereka anak kecil yang seharusnya mendapatkan kasih sayang orang tua pada semasanya dan pendidikan itu kini harus bekerja mencari uang di bawah tangan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab ,mereka dipaksa dan diharuskan untuk merasakan kejam nya jalanan ,keras nya hidup di jalanan .. menyedihkan ...









