Soal tugas ke IV
MK : Manajemen Umum
Pokok Bahasan : Leadership dan kegiatan pengendalian
Tugas untuk kelas : 1DB 15
1. Apa yang
dimaksud dengan Kepemimpinan ( leadership ) serta apa yang
membedakan
seorang pemimpin dengan seorang manajer ? jelaskan jawaban
anda!
2. Jelaskan
mengapa pengendalian menjadi penting dalam pelaksanaan fungsi
manajemen !
3. Seseorang
yang tadinya rajin di dalam pelaksanaan suatu pekerjaan tiba tiba
tanpa alasan
yang jelas kemudian menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan
diantaranya
datang sering terlambat dan sering terlambat dalam menyerahkan
pekerjaannya.
Berdasarkan
uraian diatas menurut anda kira kira apa yang terjadi dengan
karyawan
tersebut? Jika anda menjadi atasan langsung dari karyawan tersebut apa
yang akan anda
lakukan pada karyawan tersebut ?
Jawab :
1. Kepeminan (Leadership) adalah suatu tindakan atau perilaku
mempengaruhi, mengendalikan dan memimpin sesorang atau kelompok untuk mencapai
tujuan bersama. Kepemimpinan merupakan sebuah teladan untuk orang lain, seorang
pemimpin dalam sebuah kepemimpinan harus mempunyai kemampuan untuk menjalankan
suatu visi misi untuk organisasi. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari
dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin,
baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya,
maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.
Kepemimpinan dan manajemen
membutuhkan pandangan dan ketrampilan yang berbeda.
- Manager mengelola sedangkan pemimpin menginovasi
- Manager adalah tiruan sediangkan pemimpin orisinal
- Manager mempertahankan pemimpin mengembangkan
- Manager berfokus pada sistem dan struktur sedangkan pemimpin fokus kepada orang
- Manager bergantung kepada pengawasan sedangkan pemimpin membangkitkan kepercayaan
- Manager melihat jangka pendek sedangkan pemimpin melihat perspektif jangka panjang
- Manager bertanya kapan dan bagaimana sedangkan pemimpin bertanya apa dan mengapa
- Manager melihat hasil pokok sedangkan pemimpin menatap masa depan
- Manager meniru sedangkan pemimpin melahirkan
- Manager menerima status quo sedangkan pemimpin menantangnya
- Manager adalah prajurit yang baik sedangkan pemimpin adalah dirinya sendiri
- Manager melakukan hal-hal dengan benar sedangkan pemimpin melakukan hal-hal yang benar
Dari
perbedaan diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa seorang Manager hanya
berurusan dengan benda-benda, struktur, sistem dan efisiensi. Sedangkan seorang
Pemimpin berurusan dengan efektivitas, orang, memberdayakan dan menyalurkan
potensi yang dimiliki oleh orang lain.
2. Pengendalian di dalam sebuah manajemen
sangatlah penting karna selain sebuah perusahaan itu di manaj (diatur)
perusahaan tersebut juga hrus dikendalikan agar sebuah manajemen tersebut dapat
terlaksana, penegndalian tersebut di laksanakan oleh seorang pemimpin. Sistem pengendalian manajemen digunakan untuk mengendalikan seluruh
organisasi, termasuk pengendalian terhadap seluruh sumber daya (resources) yang digunakan, baik
manusia, alat-alat dan teknologi, maupun hasil yang diperoleh organisasi,
sehingga proses pencapaian tujuan organisasi dapat berjalan lanca
tiga
macam bentuk pengendalian yaitu :
1. Personal controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada sikap dan motivasi orang yang terlibat dalam organisasi, misalnya penilaian karyawan dan kultur organisasi. Bentuk pengendalian ini merupakan serangkaian peraturan yang tidak tertulis.
2. Action controls
yaitu pengendalian yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan dan tugas yang diberikan kepada karyawan.
3. Result controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada hasil dari pelaksanaan operasi karyawan.
1. Personal controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada sikap dan motivasi orang yang terlibat dalam organisasi, misalnya penilaian karyawan dan kultur organisasi. Bentuk pengendalian ini merupakan serangkaian peraturan yang tidak tertulis.
2. Action controls
yaitu pengendalian yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan dan tugas yang diberikan kepada karyawan.
3. Result controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada hasil dari pelaksanaan operasi karyawan.
3. Menurut saya, karyawan tersebut
mungkin sedang menghadapi masalah yang sulit, sedang merasakan kesenajngan social
di lingkungan pekerjaannya (upah tidak sesuai, adanya pilih kasih, terlalu
dibebankan), sedang merasakan persaingan di lingkungan pekerjaannya, atau
sedang tidak mendapat kepercayaan dari pimpinannya di lingkungan pekerjaan.
Jika
saya menjadi atasan dari karyawan tersebut, yang pertama saya lakukan adalah
memperhatikan karyawan tersebut, lalu saya menegur dengan cara memanggil karyawan tersebut secara indivual. Saya memanggil
karyawan tersebut dengan alasan yang tepat tentunya, saya akan bertanya pada
karyawan tersebut apa yang membuat krayawan tersebut bertindak seperti itu,
setelah itu saya akan memberikan solusi (jalan keluar) kepada karyawan
tersebut (hal ini di lakukan individual agar karyawan tersebut dapat merasa nyaman tidak terintimidasi). Dan jika kejadian itu berulang saya akan memberikan SP
yang tegas kepada karyawan tersebut.
Karna
apapun masalah yang kita hadapi haruslah kita konsisten pada pekerjaan. Dan sebagai
atasan saya tidak boleh bertindak semena2 terhadap bawahan (langsung menegur
keras/member SP/memberhentikan) tanpa proses terlebih dahulu. Dan sebagai atasan
kita harus bersikap adil terhadap semua karyawaan yang ada di perusahaan
tersebut.









