Selasa, 03 Januari 2012

tugas 4 Softskill (Leadership dan Kegiatan Pengendalian)


Soal tugas ke IV
MK : Manajemen Umum
Pokok Bahasan : Leadership dan kegiatan pengendalian

Tugas untuk kelas : 1DB 15

1. Apa yang dimaksud dengan Kepemimpinan ( leadership ) serta apa yang
membedakan seorang pemimpin dengan seorang manajer ? jelaskan jawaban
anda!
2. Jelaskan mengapa pengendalian menjadi penting dalam pelaksanaan fungsi
manajemen !
3. Seseorang yang tadinya rajin di dalam pelaksanaan suatu pekerjaan tiba tiba
tanpa alasan yang jelas kemudian menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan
diantaranya datang sering terlambat dan sering terlambat dalam menyerahkan
pekerjaannya.
Berdasarkan uraian diatas menurut anda kira kira apa yang terjadi dengan
karyawan tersebut? Jika anda menjadi atasan langsung dari karyawan tersebut apa
yang akan anda lakukan pada karyawan tersebut ?

Jawab :
1.    Kepeminan (Leadership) adalah suatu tindakan atau perilaku mempengaruhi, mengendalikan dan memimpin sesorang atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan merupakan sebuah teladan untuk orang lain, seorang pemimpin dalam sebuah kepemimpinan harus mempunyai kemampuan untuk menjalankan suatu visi misi untuk organisasi. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.
Kepemimpinan dan manajemen membutuhkan pandangan dan ketrampilan yang berbeda.
  • Manager mengelola sedangkan pemimpin menginovasi
  • Manager adalah tiruan sediangkan pemimpin orisinal
  • Manager mempertahankan pemimpin mengembangkan
  • Manager berfokus pada sistem dan struktur sedangkan pemimpin fokus kepada orang
  • Manager bergantung kepada pengawasan sedangkan pemimpin membangkitkan kepercayaan
  • Manager melihat jangka pendek sedangkan pemimpin melihat perspektif jangka panjang
  • Manager bertanya kapan dan bagaimana sedangkan pemimpin bertanya apa dan mengapa
  • Manager melihat hasil pokok sedangkan pemimpin menatap masa depan
  • Manager meniru sedangkan pemimpin melahirkan
  • Manager menerima status quo sedangkan pemimpin menantangnya
  • Manager adalah prajurit yang baik sedangkan pemimpin adalah dirinya sendiri
  • Manager melakukan hal-hal dengan benar sedangkan pemimpin melakukan hal-hal yang benar
Dari perbedaan diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa seorang Manager hanya berurusan dengan benda-benda, struktur, sistem dan efisiensi. Sedangkan seorang Pemimpin berurusan dengan efektivitas, orang, memberdayakan dan menyalurkan potensi yang dimiliki oleh orang lain.

2.    Pengendalian di dalam sebuah manajemen sangatlah penting karna selain sebuah perusahaan itu di manaj (diatur) perusahaan tersebut juga hrus dikendalikan agar sebuah manajemen tersebut dapat terlaksana, penegndalian tersebut di laksanakan oleh seorang pemimpin. Sistem pengendalian manajemen digunakan untuk mengendalikan seluruh organisasi, termasuk pengendalian terhadap seluruh sumber daya (resources) yang digunakan, baik manusia, alat-alat dan teknologi, maupun hasil yang diperoleh organisasi, sehingga proses pencapaian tujuan organisasi dapat berjalan lanca
tiga macam bentuk pengendalian yaitu :
1. Personal controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada sikap dan motivasi orang yang terlibat dalam organisasi, misalnya penilaian karyawan dan kultur organisasi. Bentuk pengendalian ini merupakan serangkaian peraturan yang tidak tertulis.
2. Action controls
yaitu pengendalian yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan dan tugas yang diberikan kepada karyawan.
3. Result controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada hasil dari pelaksanaan operasi karyawan.
 
3.      Menurut saya, karyawan tersebut mungkin sedang menghadapi masalah yang sulit, sedang merasakan kesenajngan social di lingkungan pekerjaannya (upah tidak sesuai, adanya pilih kasih, terlalu dibebankan), sedang merasakan persaingan di lingkungan pekerjaannya, atau sedang tidak mendapat kepercayaan dari pimpinannya di lingkungan pekerjaan.
Jika saya menjadi atasan dari karyawan tersebut, yang pertama saya lakukan adalah memperhatikan karyawan tersebut, lalu saya menegur dengan cara memanggil karyawan tersebut secara indivual. Saya memanggil karyawan tersebut dengan alasan yang tepat tentunya, saya akan bertanya pada karyawan tersebut apa yang membuat krayawan tersebut bertindak seperti itu, setelah itu saya akan memberikan solusi (jalan keluar) kepada karyawan tersebut (hal ini di lakukan individual agar karyawan tersebut dapat merasa nyaman tidak terintimidasi). Dan jika kejadian itu berulang saya akan memberikan SP yang tegas kepada karyawan tersebut.
Karna apapun masalah yang kita hadapi haruslah kita konsisten pada pekerjaan. Dan sebagai atasan saya tidak boleh bertindak semena2 terhadap bawahan (langsung menegur keras/member SP/memberhentikan) tanpa proses terlebih dahulu. Dan sebagai atasan kita harus bersikap adil terhadap semua karyawaan yang ada di perusahaan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar