Minggu, 09 Juni 2013

Fenomena Sosial Masyarakat



Melihat kondisi global saat ini banyak, banyak sekali instrumen-instrunmen yang menjadi indikator perkembangan dan perubahan sosial mulai dari aspek kultural yang bervarian, insfrastruktur, fasilitas sosial, politik dan perkembangan pesat teknologi yang saat ini sudah menjadi salah satu instrumen penunjang perkembangan sosial masyarakat untuk memenuhi kebutuhan informasi dalam civic life. Semua hal ini berawal dari kemunculan teknologi yaitu mesin uap yang di temukan oleh James Watt sekitar abad ke-18 sampai awal abad ke-19 yang pada saat itu sekaligus menghapus feodalisme-feodalisme yang terjadi pada kehidupan sosial masyarakat. Seiring perkembangan dan perubahan zaman semakin banyak teknologi dalam berbagai bentuk seperti Radio, Televisi, Kendaraan bermotor, Hand Phone, dan lain sebagainya. Maka hal-hal tersebut yang semakin berkembang pesat disebut sebagai Modernisasi yang hadir di kehidupan sosial masyarakat yang pada saat ini sudah banyak berpengaruh terhadap manusia sehingga pola fikir manusia sudah banyak berubah dan berkembang dari traditional civic life yang memiliki pola fikir kerja keras banting tulang  ke modern civic life yang memiliki pola fikir serba instan. Hal ini sedikit demi sedikit merubah qodrat penciptaan manusia, sebagaimana firman Allah SWT : “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (Q.S. At-Tin : 4), esensi makna dari ayat tersebut sejatinya adalah bahwa manusia telah diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya baik dalam cara berfikir (mind), Kemampuan (skill), Perilaku (attitude) dan lain sebagainya, Gordon Dyren pun pernah berkata bahwa “manusia/kita adalah pemilik komputer paling hebat di dunia”. Lalu mengapa kita tidak mengoptmalkan dan memaksimalnya dalam proses operating?
                Seiring perkembangan zaman dan dampak globalisasi yang tak dapat di pungkiri kehadirannya, modernisasi pun masuk dan berkembang pesat di Indonesia seiring masyarakat yang konsumtif menggunakannya sebagai penunjang yang praktis dalam kehidupan sosial atau pun kebutuhan privasinya. Salah satu contoh fenomena yang terjadi di masyarakat seiring berkembangnya teknologi yaitu hand phone, saat ini alat komunikasi tersebut sudah menjadi kebutuhan yang memang sudah dimiliki bahkan harus dimiliki oleh kalangan anak-anak sampai orang tua renta untuk senantiasa dapat memiliki dan menggunakannya entah dalam hal positif atau hal negatif. Tidak hanya itu selain dampak globalisasi yang di sertai hadirnya teknologi saat ini yang sedikit demi sedikit mengikis dan merubah qodrat mayarakat Indonesia saat ini, ada pula beberapa dampak global yang berpengaruh pada generasi serta pergaulan masyarakat saat ini yang sudah dekat dengan barang haram yang di konsumsi, seperti minuman keras (khamr), narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya yang berdampak negatif pada penggunanya.
                Fakta Sosial yang ada dalam realita kita barang-barang tersebut banyak berkembang di distribusikan di sekitar kehidupan masyarakat, Mengapa demikian? Menurut data dari BNN RI pada tahun 2009 terdapat beberapa fakta yang menjadi indikator mengapa penyalahgunaan dan peredaran obat-obatan itu terjadi dan apa saja dampaknya, diantaranya ialah:
1.       Secara Ekonomi, Bisnis Narkotika sangat menguntungkan, di Indonesia hal ini menjadi urutan tiga besar setelah perdagangan senjata dan wanita.
2.      Jumlah pecandu mencapai 3,2 juta jiwa atau sekita 1,5% dari penduduk Indonesia
3.       Indonesia sudah menjadi produsen Narkotika
4.      Angka kematian akibat penyalahgunaan rata-rata 15.000 jiwa pertahun
5.      Tingkat penyalahgunaan lebih banyak pada usia Remaja Produktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar